Jumat, 23 Mei 2014

Bisnis Mesin foto Copy

Assalamulaikum  Wr. WB

Salam Sejahtera bagi semua Pembaca http://tokoonline93.blogspot.com/

Perlu di ketahui perekonomian negara Indonesia menunjukkan kondisi yang kurang menggembirakan bagi para pelaku usaha dan masyarakat. Tingginya angka inflasi nasional pada bulan April 2008 yang mencapai 4,01% dan di Surabaya yang mencapai 3,07 % dan isu kenaikan maupun kelangkaan harga BBM menjadi bukti adanya kurang kondusifnya kondisi perekonomian negara. Dalam kondisi yang seperti ini, masyarakat semakin terpuruk ketika harga kebutuhan beberapa bahan pokok mengalami peningkatan dan tidak lagi terjangkau yang juga tidak diimbangi dengan meningkatnya pendapatan masyarakat.
Bagi para pelaku usaha, kondisi yang perlu diperhatikan adalah mengenai bagaimana daya beli masyarakat di sekitar sehingga bisa memunculkan permintaan dari beberapa penawaran yang dilakukan oleh perusahaan. Apabila permintaan meningkat memungkinkan pasar menjadi potensial dan ketika kondisi permintaan menurun menyebabkan kondisi
Pasar berada pada posisi yang tidak menguntungkan. Yang perlu diperhatikan adalah mengenai bagaimana tingkat persaingan, daya beli masyarakat, dan hukum permintaan maupun penawaran itu terjadi pada kondisi yang demikian.


 pada kali ini saya akan menawarkan solusinya yaitu usaha jual beli mesin foto copy
dengan asumsi seperti ini

 Usaha foto copy
* Foto copy Biasa 70 gr = Rp. 100,00 per lembar
    * Foto copy Biasa 80 gr = Rp. 125,00 per lembar
    * Jilid Mika = Rp. 2500,00
    * Jilid Biasa = Rp. 3000,00
    * Jilid Laminating = Rp. 6000,00
    * Jilid Skripsi = Rp. 12000,00
Ada dua hal yang perlu anda perhatikan jika anda tertarik untuk buka usaha ini. Yang pertama adalah kalau musim liburan sudah tiba, hampir semua usaha foto copy selalu sepi order. Kedua, kecendurangannya, harga kertas selalu naik. Padahal anda tidak bisa secara cepat menaikkan harga foto copy tersebut.
Apalagi kalau konsumen atau segmentasi pasar anda kebanyakan mahasiswa. Pengaruhnya besar karena kebiasaan mayoritas mahasiswa adalah tukang irit. Mereka akan cari fotocopy yang harganya lebih murah. Jadi pintar-pintarnya anda mencari supplier kertas dan toner lah, saran mas Iliyesman.
Ok, seperti biasa, sekarang kita masuk ke pembahasan terakhir, simulasi pendapatan perbulannya usaha foto copy.

Pemasukan
Jasa Fotocopy dan Penjilidan : Rp. 10.000.000,00
dengan asumsing  pendapatan peerhari +- Rp. 340.000,00
Pengeluaran
Pembelian Kertas : Rp. 1.250.000,00
Pembelian Tinta : Rp.  250.000,00
Gaji 2 orang karyawan : Rp.   800.000,00
Listrik : Rp.  4.000.000,00
Biaya tak terduga : Rp.   400.000,00
Total Pengeluaran : Rp. 6.700.000,00
Keuntungan
Rp. 10.000.000,00 – Rp. 6.700.000,00 = Rp. 3.300.000,00 / Bulan

Bisa di perkirakan 3 - 6 bulan modal sudah bisa kembali
dengan laba 3.300.000,00 / Bulan sudah bisa mengatasi masalah perekonomian anda.
semoga bisa jadi refrensi dan semoga bisa membantu masalah prekonomian anda
sekian dari kami
wassalamualaikum Wr. Wb



Tidak ada komentar:

Posting Komentar